Kisah Hidup Panda Yang
Harmonis
( Part 6 )
Waktu menjelang pada sore hari, Anto bangun tidur dan segera
mengambil kayu sisa dan Anto akhirnya tinggal batang pohon kayu yang tinggal
sedikit dan Anto kehabisan kayu bakar lagi, maka Anto besok harus pergi ke
hutan lagi untuk mematahkan batang pohon untuk stock di rumah Anto dan meminta
pertolongan dari ke dua panda ini untuk mematahkan batang pohon ini, waktu Anto
membakar kayu bakar ini, ke dua panda sudah berdiri di depan rumahnya dengan
sopan dan melihat Anto seperti meminta makan padahal ke dua panda ini minta
izin untuk pergi ke contest yang dimana tempat itu ramai.
Anto sudah mengetahui lebih awal biasa jam segini ke
dua panda sudah pergi untuk mencari uang dan akan membawa makanan untuk Anto
lagi, jadi Anto menyuruh ke dua panda ini pergi dan jangan lupa cept kembali. Namun,
ke dua panda masih tidak mengerti dengan ucapan Anto dan Susan dengan Rendy
mengetahui kalau jadwal jam pulang dari Atraksi pada jam berapa, tapi kali ini
ke dua panda akan pergi ke tempat yang lain untuk mencari uang lebih banyak,
sedangkan ibu penjual susu dan roti beberapa hari ini sudah menunggu mereka
berdua agar kembali ke tempat ini lagi, tapi sampai sekarang belum kembali.
Waktu pada pukul 8 malam, Anto pergi ke tempat biasa panda
pergi kunjungi tapi Anto sama sekali tidak melihat panda”nya, lalu Anto
bertanya kepada ibu penjual susu ini, “ selamat malam bu, apa ibu melihat ke
dua panda di sini? Ujar dari Anto. Maka ibu penjual ini menjawab, “ malam juga
pak, saya sudah 2 hari tidak melihat panda itu kemari lagi. Sampai sekarang pun
tidak datang pak, memangnya panda itu pelihara bapak iya? Ujar dari ibu. Maka Anto
menjawab dengan sejujurnya kalau kedua panda ini adalah peliharaan aku bu. Jadi
ibu penjualan ini mengucapkan kepada bapak Anto kalau anda sangat hidup yang
bahagia bisa memiliki 2 panda yang sangat rajin, dan mengerti di kehidupan
manusia.
Anto juga mengatakan kepada ibu penjualan, kalau Anto sendiri
juga tidak mengerti kalau panda ini bisa mengerti kehidupan manusia, padahal
saya tidak pernah mengajarkan mereka berbuat seperti ini bu, memang mereka
tidak ada datang kemari kan bu? Kalau begitu 1 botol susu berapa iya bu. Lalu ibu
menjawab kepada Anto, “ mungkin panda ini adalah binatang yang membawa rejeki
untuk kamu Anto. Iya saya dari tadi tidak melihat mereka Anto. Oh 1 botol susu
harganya 10 ribu per botol Anto. Jadi Anto membeli 5 botol susu untuk panda
ini, dan melihat ada roti yang enak ini, jadi Anto ingin membelinya namun, uang
Anto hanya tinggal 50 ribu saja.
Anto sengaja ini berpura” Tanya kepada ibu, kalau roti yang
lezat itu harganya berapa, maka ibu menjawab roti itu harganya 20 ribu per 1 bapak,
apakah bapak ingin membelinya? Maka Anto juga menghitung uangnya maka tidak
cukup untuk membeli roti itu, jadi Anto hanya membeli susu 5 botol yang besar
ini saja untuk menahan kelaparan perut Anto ini, tak lama kemudian ke dua panda
sudah ada di belakang Anto dan Anto tidak mengetahui jika panda ada di
belakangnya. Waktu Anto membatalin rotinya lezat ini, Anto ada yang merasa
aneh, padahal roti itu sudah aku batalin, kenapa ibu tetap memasukin ke plastik
dengan botol susu aku iya?
Lalu ibu menjawab, “ pak, coba andy melihat di belakang
anda, ada 2 orang yang menunggu anda di belakang. Maka waktu Anto membalik
badan terlihat kedua panda yang sudah memegang uang 100 ribu ini untuk ibu ini,
tetapi uang yang lainnya panda betina alias bernama Susan ini yang menyimpan
uang atraksi mereka. Jadi Anto sangat senang kalau roti lezat itu akhirnya bisa
di nikmati dengan Anto, maka Anto pun segera mengendong panda ini dan panda
juga memberikan uang 100 ribu ini kepada ibu penjual susu dan ibu penjual
sangat bangga melihat mereka sangat berbahagia, jika seandainya panda itu
memiliki ibu penjual, kehidupan ibu ini juga sangat senang seperti Anto yang
rasakan.
Akhirnya ke dua panda dengan Anto juga balik ke rumah mereka,
sampai di rumah panda betina mengeluarkan semua uang yang hasil mereka Atraksi
ini, maka Anto hitung” uang hasil mereka, dan total yang di dapatkan hamper mencapai
1 juta dalam waktu 1 hari, maka Anto juga merasa kaget begitu banyak uang yang
mereka dapatkan, jadi Anto juga merasa kasihan maka Anto memberikan 1 kaleng
celengan buat mereka tabung, dan tabungan mereka akan aku ambil ketika sudah
banyak dan aku gunakan uang itu untuk membangun rumah yang baru buat mereka
yang akan datang.
Kisah ini akan di lanjutkan pada bagian :
( Part 7 )
0 Komentar