Tampilkan postingan dengan label Agen Poker Tepercaya.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agen Poker Tepercaya.. Tampilkan semua postingan

“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

( Part 12 )



setelah Davin sudah bekerja dengan Susi yang cukup lama juga hingga 1 tahun lebih, maka Susi dengan Davin akhirnya sudah saling menyukai dan Davin akan segera menembak cinta Davin untuk Susi, dan Davin ingin mengajak Susi bercinta di malam pertama jadian, akan tetapi Susi awalnya menolak di karenakan belum menikah, jadi Susi mencoba mengatakan kepada Davin bahwa jika ingin bercinta dengan Susi, maka harus menikah terlebih dahulu baru Susi akan memberikan tubuh Susi untuk Davin, Davin tidak bisa melawan Susi dan Davin akan harus mengikuti perkataan dari Susi, dan waktu 2 bulan kemudian, Susi dengan Davin pun menikah di malam pertama Susi dengan Davin loah memulai melakukan hubungan seks di kamar Susi dan di malam itu juga Davin menembak Sperma di dalam Vagina Susi hingga berkali” karena Davin selama ini melakukan dengan wanita lain, hanya Susi lah yang masih memiliki Vagina yang sempit dan paling indah.


Setelah Susi menikah dengan Davin dalam waktu setengah tahun, perut Susi pun sudah memulai membesar, sedangkan kakaknya sudah memiliki 2 anak dari Vincent, jadi Susi dengan kakaknya pun sudah pisah rumah dan akan tinggal di rumah suaminya masing” akan tetapi, hubungan kakak dengan Susi tetap berjalan dan begitu dengan bisnis Susi yang buka ini, tapi si Davin dengan Vincent akan mengajak berkumpul di suatu tempat dimana tempat itu yang tidak di ketahui oleh Susi Dan Devi, maka Davin pun menuruti permintaan Vincent dan Vincent akan mencari suatu rencana agar bisa mengambil karta dari Devi dan Susi karena Vincent sudah mengetahui ternyata Susi memiliki banyak ruko tempat makan yang sangat banyak, jadi Davin akan bertanya kepada Vincent :



Davin : ada apa Vincent kamu mengajak aku ketemu di sini?
VInxcent : Vin, kamu tau tidak yang aku menikah kemarin itu adalah kakak istri kamu tuh, dan aku di paksa menikah dengan kakaknya kalau aku ketahuan melakukan hubungan seks dengan kakaknya di luar nikah. Coba kalau tidak ketahuan sama adiknya, pasti aku sudah sama cewek lain Vin, jadi gimana kamu dengan Susi? Kalian sudah punya anak belum Vin?
Davin : apa? Jadi istri kamu adalah kakak dari Susi, kenapa bisa kamu ketahuan dengan adiknya, itulah kamu tidak hati” Vincent. Ini istriku lagi hamil kok Vincent iya kurang lebih sudah 6 bulan istriku gandung anak aku di dalam perutnya.
Vincent : oh, mantap donk. Oh iya gimana kita nanti malam mau tidak pergi minum dan sekalian mencari wanita yang lain lagi agar kita bisa memainkan wanita perawan lagi lho Davin, lebih enak wanita perawan Davin di banding istri kita ini.



Davin : boleh, nanti malam jumpa dimana? Tapi aku kan belum gajian lho Vincent, gimana untuk pergi minum. Ha, kamu sudah gila apa sengaja pura” gila Vincent, kita kan sudah punya istri kenapa mesti cari cewek lain lagi Vincent, jika ketahuan apa kita tidak mampus di buat mereka, sedangkan Susi pun orangnya cerdas juga Vincent.
Vincent : iya aku serius, aku saja dari awal menikah dengan Devi itu pun aku tidak mencintai dengannya, karena aku cuman di paksa untuk melakukan bertanggung jawab saja atas perbuatan aku pertama melakukan dengan kakaknya, jika tidak pun aku tidak menikah dengan kakaknya, makanya aku ingin malam ini mencari istri yang baru lagi lho Davin. Gimana kamu mau ikut tidak? Iya itu semua tergantung pada dirimu gimana caranya kamu bisa keluar dan mengikuti aku untuk pergi mencari cewek lain dan jangan sampai ketahuan dengan Susi.



Davin : ywudah, nanti coba aku berpura” meminta izin dari Susi kalau aku pergi mencari makan saja iya atau gimana gitu Vincent.
Vincent : ywudah terserah kamu saja Davin, yang penting kamu nanti malam harus wajib ikut denganku.
Davin : oke Vincent, jadi nanti malam sama siapa saja?
Vincent : intinya nanti malam aku mencoba mengajak anggota yang lain dan akan saya mengajak semua anggota untuk mengikuti diriku.
Davin : okelah Vincent akan nanti malam aku mengikuti kamu dan aku hanya ingin melihat dirimu senang saja, jadi sekarang tidak ada rencana apalagi kan? Biar aku sekarang pulang dan menemani istriku dulu.
Vincent : ywudah sana Davin, tidak ada lagi yang aku sampaikan, aku cuman hanya mengatakan itu saja.



Setelah Davin keluar sebentar, Susi sepertinya sudah merasa kesepian, dan ingin Davin menemani Susi setiap waktunya, akan tetapi Davin pun sudah di bodohin oleh Vincent. Jadi tak lama kemudian Davin pun hingga sampai di rumah, jadi Susi bertanya kepada Davin :
Susi : kamu habis kemana saja sayang? Perut aku dari tadi sudah sakit banget lho sayang terus lapar lagi sayang.
Davin : ywudah nanti akan aku mengajak sayang pergi makan iya, dengan senyuman yang manis untuk Susi, kalau begitu aku pergi mandi dulu iya sayang.
Susi : oke sayang, jangan lama” iya. Soalnya sudah lapar lho sayang.



Waktu Davin memasukin ke kamar mandi, Davin mengeluarkan dompetnya dan melihat ternyata uang sisa Davin tinggal sedikit dan uang Davin pun tidak mencukupi untuk membiayai biaya ongkos perjalanan, maka Davin mencoba meminjam kepada Susi kalau Davin sekarang memerlukan uang sebanyak 1000000 Won untuk di malam hari bersama Vincent dan sekalian mencari pacar baru yang bisa di ajak melakukan hubungan seks. Setelah 4 jam kemudian,Davin dan Susi pun pulng dari pergi makan jadi Susi pun merasa mulai ngantuk jadi mengajak Davin ikut Susi tidur, maka Davin mencari cara untuk bisa pergi dengan Vincent, jadi Davin menggunakan untuk pergi minum kopi bentar lalu pulang ke rumah, si Susi pun mengizinkan Davin pergi meminum kopi sebentar saja, dan Davin akhirnya menggunakan cara ini hampir 1 bulan penuh setiap malam keluar dengan Vincent menggunakan uang Susi.



Lama kelamaan, Susi ketika sudah melahirkan Susi cek pengeluaran dan pemasukan uang, tapi kok pengeluaran Susi lebih banyak 80% di banding uang masuk, maka Susi pun semakin curiga dengan Davin dan Susi ingin pun sering mencium bau minuman keras dari Davin asal setiap pulang ke rumah, jadi Susi pun ingin mencari tau dan akan bertanya kepada kakaknya :
Susi : hallo kak, aku mau Tanya ni, si Vincent beberapa akhir ini ada sering keluar di malam hari tidak kak?
Devi : ada adik, memangnya kenapa adik? Tapi kakak juga curiga adik, asal Vincent pulang ke rumah tubuhnya bau beralkohol adik. Apa suami kamu juga begitu iya adik?
Susi : lho kok bisa sama iya kak,iya kak sich Davin juga begitu kak, asal pulang ke rumah dia sering mabuk kak, dan uang aku asyik terus di minta kak, hingga aku waktu hitung pemasukan dan pengeluaran bisnis kita ternyata banyak yang kurang kak, jadi aku mau tau mereka kemana saja dan Davin pun setiap malam asyik meminta uang 1000000 Won saja kak.



Devi : ywudah nanti kamu coba Tanya sama suami kamu kalau mereka menggunakan apa saja terus kemanain uang itu.
Susi : oke kak, oh iya sekalian kakak pantau Vincent juga iya kak, dan jangan sampai Vincent kabur dari kakak. Oh iya kak, hari ini saya barusan menjual 3 ruko saya yang lama untuk menjadikan modal ke beberapa sisa toko kita lagi ya kak.
Devi : oke adik, nanti kakak juga akan menjual ruko pribadi kakak untuk kita membangun bisnis kita yang dulu iya adik.
Susi ; makasih iya kak sudah mau membantu aku. Oh iya kak sudah dulu iya kak, anak aku lagi sedih kak, besok aku telepon kak lagi, dan kita telepon ini jangan sampai mereka tau iya kak.
Setelah Susi dengan Devi bertelepon, maka 1 jam kemudian Davin dan Vincent pulang ke rumah masing” dan Susi pun berpura” Tanya kepada Davin :
Susi : sayang, kok kamu beberapa hari ini kok pulang malam sich sayang, terus kok tubuh kamu bau alcohol dan aroma wanita lain sayang? Sekarang kamu ngaku habis kemana saja beberapa hari ini, dan sisa uang yang aku kasih mana?
Davin : aku hanya pergi minum saja kok sayang, aku tidak ada sama cewek lain sayang, dan uang yang kamu berikan ke aku sudah habis di minuman sayang, jangan marah” donk sayang.


Susi : Davin, kamu jujur dengan aku, kamu habis dengan wanita lain kan? Dan tidak mungkin uang 1000000 Won bisa habis hanya meminum saja, lebih baik kamu jujur di banding aku lapor kamu ke kantor polisi?
Davin : oke” aku jujur, tapi kamu jangan lapor ke kantor polisi iya sayang, aku minta mohon sayang.
Susi : ywudah, jika kamu jujur, maka aku tidak akan laporkan kamu ke kantor polisi, jika kamu masih ada merahasiakan dari aku, maka aku tidak akan meaafkan dirimu.
Davin : iya sayang, aku jujur aku memang habis minum bir, dan melakukan hubungan seks dengan wanita lain sayang, maafin aku ya sayang.
Susi : apa? Sayang bilang maafin, sayang tuh tidak tau diri iya, punya istri sedang hamil anak kamu sendiri tapi masih bisa mencari wanita lain, mulai sekarang kamu angkat kaki dari rumah aku, dan ambil semua pakaian kamu dari sini, aku sudah sangat kecewa dengan kamu tau tidak.

Setelah Susi sudah mengetahui semuanya bahwa suami seorang pemabuk dan permainkan wanita lain juga, maka Susi pun tidak bisa diam diri saja, jadi Susi akan telepon polisi dan Susi menyuruh polisi menangkap Davin dan Vincent karena perjanjian mereka tidak bisa di tepati, jadi Davin dan Vincent pun akan menjadi musuh hanya gara semua akar Vincent, sehingga kehidupan Davin pun hancur dengan Susi. Dan Susi pun sudah banyak rugi untuk Davin tapi ternyata Davin permainkan harta Susi dan Davin hanya mencari kesenangan sendiri di banding dengan Susi, maka Susi pun tidak akan mencari suami yang lain lagi dan anak di dalam kandungan Susi ini akan di taruhkan ke dalam panti asuhan, karena Susi sudah sangat kecewa dan menyesal setelah menikah dengan Davin.


~ The End ~


“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

( Part 11 )



Setelah Susi berbincang” dengan Davin di restorant pernikahan, bahwa Davin masih tidak mengetahui kalau yang menikah ini adalah tempat kakaknya, jadi Davin pun tidak mempertanyakan kepada Susi, jadi Davin ingin menawarkan untuk bekerja dengan Susi, akan tetapi Davin akan sangat takut kalau Susi tidak menerima Davin menjadi karyawannya, namun Davin akan mencoba bertanya kepada Susi :
Davin : oh iya Susi, aku mau bertanya ini. Kalau aku ingin bekerja di tempat toko kamu apa boleh tidak Susi? Karena aku ingin membantu mencari uang untuk ke dua orang tua aku Susi sebenarnya.

Susi : pas kebetulan tempat kerja aku masih butuh 1 karyawan lagi sich Davin, jika kamu ingin bekerja di tempat kerjaan aku, maka kamu besok datang saja iya Davin.
Davin : makasih iya Susi kamu memang wanita yang baik, dan boleh tidak aku dekat dengan kamu? biar aku bisa mengenali dirimu lebih dalam Susi jika kamu tidak keberatan Susi.
Susi : apa aku bermimpi atau tidak iya kalau Davin ingin mengajak aku dekat dengannya, jika aku menolak permintaannya, aku pun kehilangan seorang teman yang ganteng dan berpikir dewasa seperti Davin, maka Susi pun menyetujui Davin kalau Davin boleh dekat dengan Susi. Jadi Susi bertanya kepada Davin, Davin apa benar kamu mau dekat dengan aku? Aku hanya seorang wanita yang hidup mandiri dan tidak memiliki apa” lho, Susi ingin mengetes kalau Davin bisa menjalani bersama Susi atau hanya ucapan doank.



Davin : aku tidak melihat dengan keuangan dirimu Susi, jika kamu bersedia bersama diriku, maka aku akan menerima keadaan kamu sekarang ini dan aku tidak keberatan sama sekali untuk menolak permintaan kamu itu Susi, jadi kamu tidak perlu khawatir iya bersamaku Susi.
Susi : “ aku ingin melihat omongan Davin, jika dia bisa buktikan omongannya maka aku akan mengajak dia berkencang dengan diriku , dan Susi sengaja tidak mengatakan kepada Davin, bahwa Susi telah memiliki beberapa toko dan Susi pun memiliki uang yang begitu banyak dengan hasil dagangannya selama ini bersama kakaknya Devi “, lalu Susi menerima ajukan dari Davin dan akhirnya hidangan makanan restorant pun sudah datang jadi Susi dengan Davin makan bersama dan sambil ketawa.



Pada saat Susi dengan Davin makan, Davin memulai membuat sesuatu perencanaan dimana Davin bisa mempergunakan Susi dan mengambil semua harta Susi ini, jadi Davin pun secara perlahan” untuk membut harta kekayaan Susi habis dengan menggunakan beli minum sehari” Davin, dan menggunakan untuk beli yang tidak perlu. Dalam waktu 1 jam saja, Davin sudah mempunyai jebakan untuk Susi dan Susi pun sudah di tipu oleh Davin bahwa ucapan Davin adalah ucapan palsu, maka Davin ingin berpura” untuk mengajak Susi segera berkencang dengannya dan bisa menjalani sampai di pernikahan dalam waktu yang dekat ini, akan tetapi Susi pun sudah di rayu dengan kata manis dari Davin dan Davin akan menyuruh Susi cepat menikah dengan Davin.



Setelah makan, acara pernikahan Devi dengan Vincent ini sepertinya masih panjang, jadi Davin bertanya kepada Susi bahwa Susi sudah ingin pulang ke rumah atau sambil menunggu acara ini hingga selesai :
Davin : oh iya Susi, kan kita sudah selesai menghidang semua makan di acara pernikahan ini, gimana kita balik saja ke rumah dan kita sambil berbincang” agar kita bisa lebih dekat Susi, gimana menurut kamu?
lagian kalau pulang malam” kan juga tidak bagus untuk wanita Susi, gimana kamu ikut aku pulang bersama saya saja, ujar Davin yang harmonis untuk Susi.
Susi : ywudah yuk kita pulang. Dan Susi sebelum pulang, dalam hati Susi berkata “ kak, aku pulang dulu iya, dan aku akan menunggu kak di rumah “.



Waktu Davin mengajak Susi pulang bersama, maka Susi ternyata juga membawa kendaraan bermotor juga dan Susi akan mengatakan kepada Davin, “ kalau besok pagi kamu jangan lupa datang ke toko saya pada pukul 8 pagi iya, biar saya bisa menetapkan kamu di tempat mana ok? Ne no.telp saya. Jika besok kamu tidak mengetahui lokasi toko saya, maka silahkan hubungi saya saja iya, ujar dari Susi. Maka Davin pun mengambil no.telp yang di berikan dari Susi dan Susi pun meminta pamit kepada Davin kalau Susi akan pulang duluan, jadi Davin sangat senang akhirnya bisa mengambil hati dari Susi.


Kisah akan di lanjutkan pada bagian : 

( Part 12 )


“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

( Part 10 )



Hari pertama kerja si Vincent bersama Susi, maka Devi sementara tidak boleh bekerja di dalam toko Susi saat ini yang sekarang ada Vincent agar tidak merusak suasana lagi, sedangkan Susi menyuruh Devi pergi ke tempat toko yaitu di tempat Vera untuk menjaga toko mereka. Ketika waktu sudah menjelang 2 bulan, akhirnya Vincent mengumpulkan uang sebesar 2000000 Won dan akan menikah dengan Devi dalam keadaan hamil 2 bulan yang ada di dalam kandungan Devi, jadi Susi menyuruh Vincent  membuat sebuah acara pernikahan bersama kakaknya dan akan bertanggung jawab atas semua perbuatan dia kepada kakaknya, dan di dalam acara pernikahan kakak dengan Vincent, datang seorang lelaki yang bernama Davin yang dulu pernah berjumpa Susi di toko jualan dia, Davin ini salah satu dari 1 anggota Vincent, semua orang tidak mengetahui kalau Davin adalah anggota Vincent yang suka permainkan hati wanita.


Waktu Davin memasuki ke acara pernikahan Vincent, maka Davin kebetulan melihat Susi duduk sendirian di tempat meja makan, maka Davin pun menyapa Susi dan mengajak kenalan lebih dekat dengan Susi, jadi Davin ketika mau duduk, Susi pun merasa kaget dan merasa malu ketemu dengan Davin, di karenakan Davin orangnya juga ganteng di banding Vincent, maka Davin bertanya kepada Susi :
Davin : Hai, apa boleh saya numpang duduk dengan kamu? dengan wajah yang sedikit manis untuk Susi.
Susi : hati Susi berkata : ingat Susi, kamu jangan menjadi korban berikutnya seperti kakak kamu Susi, maka sebelum kamu mendekatinya kamu harus melihat gerak gerik dari lelaki itu dulu, maka Susi membalas pertanyaan dari Davin : hai juga, boleh silahkan.
Davin : kamu orang mana, kok kamu cantik banget? Oh iya nama saya Davin, usia aku baru 23 tahun kalau kamu?


Susi : oh nama kamu Davin, kalau aku nama Susi, umur aku baru 21 tahun. Aku orang sini juga.
Davin : oh, pasti banyak lelaki yang suka dengan kamu kan Susi? Hahaha bercanda saja Susi.
Susi : hahaha, iya tidak apa” kok. Aku saat ini belum punya pacar Davin, lagi ingin belajar hidup mandiri trerlebih dahulu.
Davin : oh, kamu berarti lagi single donk. Bagus juga itu Susi, boleh tau kamu kerja dimana terus pengusaha apa yang sekarang kamu kerjakan?
Susi : sepertinya Davin ini orang yang baik dan cerdas deh, bisa bertanya seperti orang dewasa seperti diriku, Susi menjawab aku sekarang sedang membuka beberapa toko makanan Davin, dan sekarang dagangan yang saya buka itu lancar kok. Kalau kamu sekarang kerja apa Davin? Kamu keren juga Davin, dan pasti banyak cewek yang menyukai dirimu juga Davin.

Davin : aku sekarang ini masih bantu bekerja dengan ke diua orang tua aku sich Susi, dan aku juga sama seperti kamu kok Susi masih single belum punya pacar yang cocok dengan diriku. Iya mungkin mereka melihat diriku hanya sebagai pekerja dengan orang lain makanya banyak cewek yang menghindari diriku hanya sebuah pekerjaa. Davin mencoba berbohong kepada Susi agar Davin bisa bekerja di tempat Susi dan Davin mencari alasan bahwa Davin sudah bekerja saat ini, akan tetapi Davin sudah hampir di pecat oleh boss kerjanya bahwa Davin sudah melakukan hubungan seks dengan anak cewek boss sampai hamil, dan Davin saat ini sedang melarikan diri dari tempat kerjaannya makanya Davin mencari alasan kalau saat ini hanya sedang membantu orang tua bekerja.



Susi : wah kamu memang anak yang baik iya jika kamu belum mendapatkan pekerjaan, akan tetapi kamu sudah mau berusaha untuk membantu pekerjaan orang tua kamu, sebenarnya aku ingin mencari pacar seperti type dengan dirimu Davin tapi aku sampai sekarang belum menemukannya, tapi ya mungkin jodoh saya belum datang kepada diriku, dengan wajah yang gelisah untuk Davin.
Davin : ywudah kamu hidup dengan penuh kesabaran iya Susi, mungkin kamu pasti akan mendapatkan pacar yang baik kok dengan seperti dirimu, dan Davin mengatakan dalam hatinya, “ kebetulan Susi masih belum punya pacar, dan Susi kayaknya wanita gadis perawan, mudah”an aku bisa mendapatkan cinta dari Susi “.

Kisah akan di lanjutkan pada bagian : 

( Part 11 )



“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

( Part 9 )



Susi yang akan memberikan sanksi terhadap Vincent di karenakan sudah telah melakukan hubungan tindakan yang tidak benar terhadap kakaknya, jadi Susi perintahkan Vincent untuk mengikuti perjanjian yang di berikan dari Susi, jika Vincent telah melanggar peraturan yang di berikan dari Susi, maka Susi akan tidak segan untuk memasukin Vincent di dalam penjara, maka Vincent mau tidak mau harus mengikuti permintaan dari Susi :
Susi : hei Vincent, sebelumnya saya ingin bertanya kepada kamu, akan tetapi kita akan berbincang di sebuah ruangan pribadi agar sebagai tanda saksi dan di depan mata kepolisian, jadi Susi meminta polisi mengantarkan Susi, Devi, Dan Vincent menuju ke ruangan pribadi untuk menyelesaikan sebuah masalah, lalu Susi lanjut bertanya kepada Vincent. Kenapa kamu melakukan ini semua terhadap kakak aku?


Vincent : oke akan saya jujur kepada kamu Susi, sebelum aku melakukan hubungan badan dengan kakak kamu, saat itu aku sudah meminum bir 4 botol, jadi aku sudah tidak bisa menahan diri lagi dan semua hawa nafsu aku sudah meninggi, dan aku pun telah menawarkan kakak kamu ikut meminum bersama kita, jadi setelah minum kakak kamu sudah memulai tidak sadarkan diri, dan aku dengan teman aku lah yang membawa Devi pergi ke kamar untuk melakukannya.
Susi : lantas, kenapa kamu meminta kakak aku untuk kamu berminum, kan kamu tau sendiri bahwa minum itu sangat keras bagi wanita, sedangkan lelaki minum saja bisa mabuk, apalagi wanita minumnya kan berbahaya, dan kenapa kamu melakukan hubungan badan dengan kakak aku hingga kamu melantarkan kakak aku sendirian?
Vincent : kenapa aku meninggalkan kakak kamu sendirian? Karena aku cuman takut kalau sampai ada warga yang tau aku dengan kakak kamu melakukan hubungan seks bersama teman aku Susi, dan aku tau kalau aku melakukan ini semua sangat tidak benar dan aku ingin berminta maaf kepada kakak kamu dan begitu juga dengan diri kamu Susi.



Susi : hellow, kamu kira dengan ucapan perminta maafan sudah bisa menyelesaikan semua permasalahan ini saja? Dan kamu sudah mengambil perawan kakak saya terus hanya juga mengucapkan kata maaf saja, perasaan kamu dimana coba. Dan sekarang aku mau kamu menikahi kakak aku sekarang dna kamu harus bertanggung jawab atas semua perbuatan kamu.
Vincent : tapi Susi, aku kan belum gajian, dan aku belum ada terkumpul uang Susi, mohon memberikan aku waktu untuk mencari uang dan akan aku menikah dengan kakak kamu jika aku sudah mengumpulkan uang. Tolong iya Susi bebaskan aku dari kantor polisi iya Susi, aku bermohon kepada kamu.

Susi : kamu ngomong seenaknya saja iya, jika saya membebaskan kamu dari kantor polisi, maka kamu bisa kabur dari sini yak an? Kamu kira aku bodoh apa Vincent. Jika kamu ingin saya memberikan waktu, aku bisa, akan tetapi kamu harus bekerja di toko aku dan akan saya memberikan gaji kamu tiap bulan, akan tetapi kamu tidak hanya sendirian, namun saya menyuruh pak polisi mengawal kamu setiap waktu agar kamu tidak bisa pergi kemana”.
Vincent : okelah Susi, jika kamu ingin aku bekerja di tempat toko kamu, maka aku akan menuruti kamu asal kamu ada memberikan uang upah untukku agar aku bisa menikah dengan kakak kamu jika uang sudah terkumpul. 



Susi : oke, kamu besok pergi ke tempat kerja aku dan harus polisi ikut bersama kamu. dan aku akan memberikan waktu kamu 2 bulan untuk mengumpulkan uang agar bisa menikah dengan kakak aku, jika kamu melewati dari 2 bulan yang aku berikan kepada kamu, maka aku tidak akan memaafkan diri kamu dan aku terpaksa akan memasukin kamu ke dalam sel tahanan sebagai hukuman pelajaran kepada kmau kalau selama ini yang kamu lakukan itu adalah tidak benar.
Vincent : hati semakin berdetak dengan kencang dan aku harus berubah sikap aku ini semua demi nyawa ku agar tidak di masukin ke dalam penjara, maka Vincent akan menjawab oke kepada Susi. Jadi Vincent ingin besok memulai bekerja di tempat toko Susi dengan karyawan yang lain dan di sertai penjaga kepolisian untuk memantau keadaan Vincent.

Jika Vincent memenuhi semua keinginan Susi, maka Susi akan membebaskan Vincent 
dari sel tahanan, akan tetapi Susi tidak peduli dengan teman Vincent yang lain pada di dalam kantor polisi, jadi Susi pun mengatakan kepada kakaknya kalau jadi seorang wanita, jangan sampai di bodohin dengan lelaki lain yang belum kita kenal sifatnya, maka Devi pun merasa kecewa dan akhir” inilah Susi mendengarkan semua perkataan Susi dan ingin belajar lebih dewasa dari adiknya, dalam waktu 2 bulan akhirnya Devi bisa juga menikah dengan Vincent dan Susi pun sudah melepaskan hukuman yang buat dari Vincent, maka teman Vincent pun datang ke tempat toko Susi dan Susi pun memulai tertarik dengan temannya yang bernama Davin.


Kisah akan di lanjutkan pada bagian : 

( Part 10 )


“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

( Part 8 )



Akhirnya Devi sudah jujur dengan Susi, dan Susi pun akan segera melapor ke kantor polisi bahwa Vincent dengan teman”nya sudah melakukan pemerkosaan terhadap Devi, dan akan Susi tuntut hukuman untuk kepada Vincent dan teman” mereka. Setelah Susi melaporkan ke kantor polisi, dan akhirnya polisi juga akan segera incar mereka semua di malam hari kalau mereka sudah melanggar peraturan di Negara japang, jadi Susi pun kembali ke rumah dan menunggu kabar dari polisi jika sudah tertangkap, maka silahkan hubungi Susi biar Susi dengan kakaknya akan menghadiri ke kantor polisi nanti.
Waktu menunjukkan pada pukul 8 malam, ada telepon yang menghubungi di telepon Susi dan Susi pun segera mengangkat telepon dan ternyata yang telepon Susi adalah polisi, jadi Susi pun segera bertanya kepada pak polisinya :
Susi : selamat malam pak, gimana kabarnya pak? Apakah pria itu semua sudah tertangkap, jika sudah tertangkap maka aku dengan kakak aku segera menuju ke Sana pak.

police : selamat malam mbak, kami sudah menemukan pria yang sudah perkosa kakak kamu mbak, oke mbak silahkan saja datangi ke kantor polisi saja iya. Di karenakan para tahanan sudah sedang di tahan bersama saya.
Susi : oke pak, kalau begitu aku dengan kakak aku segera ke sana iya pak.
Team polisi akhirnya menangkap Vincent beserta teman”nya ke kantor polisi karena ini semua di laporkan oleh Susi, dan Vincent ingin membalas tingkah adiknya Devi dan ingin membalas dendam terhadap Susi kalau urusan orang lain telah ikut campur, jadi ada 1 teman dari komplokan anggota Vincent yang telah lolos dan teman yang 1 ini suatu saat akan menjadi suami Susi, tapi sebelumnya Susi belum mengetahui dengan pria ini, dan setelah sudah menikah beberapa tahun, baru Susi sadar ternyata suaminya adalah orang dari salah 1 anggota Vincent.



Waktu pun sudah berjalan dengan setengah jam dari rumah Susi menuju ke kantor polisi, dan polisi pun mencoba hubungi Susi kalau mereka sudah berjalan menuju ke kantor polisi atau belum iya, jadi polisi pun sedang menghubungi di telepon Susi, namun Susi sedang mengemudi kendaraan, jadi susi pun segera mengoper telepon kepada kakaknya, lalu Devi yang menjawab telepon dari kantor polisi :
Polisi : selamat malam mbak Susi, apakah anda sudah menuju ke kantor polisi? Ujar dari polisi.
Devi : selamat malam juga pak, aku kakaknya Susi yang menjadi korban pemerkosaan pak. Iya pak ini kita sedang di pertengahan jalan menuju ke kantor bapak, namun di perjalanan ini macaet total pak. Mohon di tunggu kesabaran iya pak. Akan kami secepat mungkin sampai di kantor bapak.

Polisi : oke mbak, silahkan lanjut perjalanan anda, akan kami menunggu kabar dari mbak jika sudah mau sampai iya mbak.
Devi ; oke pak. Terima kasih iya sudah membantu saya pak.
beberapa menit kemudian akhirnya Susi dengan Devi juga sampai di tempat kantor polisi dan Devi pun segera memasuk ke dalam ruangan dan melihat Vincent beserta teman”nya sudah di bogol, jadi Vincent pun kaget melihat Devi dengan adiknya bisa ke kantor polisi iya? Jadi Devi akan bertanya kepada Vincent untuk mengambil keputusan dirinya bahwa Vincent ingin di bebaskan dari kantor polisi atau ingin masuk ke dalam sel tahanan, maka Vincent akan menjawab dengan sejujurnya untuk Devi agar Vincent tidak akan di masukkan ke dalam sel tahanan, tetapi Vincent hanya mengira kalau berbicara dengan halus bersama Devi agar Vincent dapat di bebaskan, namun yang membuat persyaratan itu adalah adiknya Devi yang telah membuat syarat untuk Vincent, jika tidak bisa menerima persyaratan, maka Vincent akan di tuntut oleh Susi dengan seumur hidup.



Polisi akan bertanya kepada korban yang sudah di aniaya dari semua pelaku yang baru di tangkap tadi, maka polisi ingin membuat sebuah keputusan dari Devi, gimana dengan korban ini semua apa tetap lanjut di hokum atau ingin membuat persyaratan kepada mereka.jadi Devi baru ingin mengucap kata dari mulut kepada polisi maka Susi yang akan memberikan sanksi dan peringatan berat terhadap Vincent sesuai dengan perbuatannya kepada kakaknya, maka polisi mengizinkan Susi yang membuat keputusan untuk para tersangka, sedangkan Vincent dalam hati berkata, “ hancur deh jika sampai adiknya yang berbicara, karena adiknya lebih cerdas di banding kakaknya “.


Kisah akan di lanjutkan pada bagian : 

( Part 9 )


“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

( Part 7 )



Pada waktu Susi menunjukkan foto Vagina kakaknya di tunjukin ke wajah kakaknya ternyata Devi sangat kaget bahwa Susi bisa mendapatkan foto ini dari mana, maka Devi pun ingin menjawab dengan merasa ketakutan dan Susi pun akan terus memaksakan kakaknya untuk menjawab dengan sejujurnya, maka Devi akhirnya akan tidak bisa merahasiakan ini semua dari Susi, dan Devi pun merasa malu dengan adiknya bahwa kakaknya sudah sangat bodoh kalau sudah ingin memberikan perawannya kepada Vincent, dan Susi akan bertanya kepada kakak tentang bisnisnya ini juga :
Susi : kak kenapa kakak tidak menjawab pertanyaan dari aku kak tentang foto ini kak, kak jawab dengan jujur apa maksud foto kakak ini kalau punya kakak bewarna hingga merah kayak gini kak?
Devi : oke, akan kakak menjawab pertanyaan dari kamu8. Tapi sebelumnya kakak mau Tanya kamu dapat foto ini dari mana?


Susi : aku dapat foto ini waktu kakak pulang dari rumah dalam keadaan mabuk, terus pakaian kakak semua kusut jadi aku merasa penasaran kalau kakak habis dari mana dan kenapa sampai pakaian kakak jadi kusut begitu, lalu aku pelan” membuka dan melihat ternyata Vagina kakak sangat merah dan ada sedikit cairan putih yang masih ada sisa di lubang Vagina kakak. Di situ aku memfotonya terus bertanya kepada kakak kenapa bisa sampai begitu?
Devi: oke akan kakak jujur, semalam kakak di perkosa dengan orang Vincent dan teman” di hotel adik, dan kakak di lakukan tembak dalam makanya ada sedikit cairan putih yang sisa di dalam Vagina kan? Itulah sperma cowok yang menempel di dalam Vagina kakak adik.

Susi : apa? Kakak di perkosa dengan orang Vincent, kurang ajar banget mereka. Jadi uang semalam yang 500.000 Won itu sudah habis kak?
Devi : uang kakak semua di ambil dengan mereka adik, dan mereka ancam kakak kalau sempat kakak kasih tau ke kamu, mereka akan membunuh kakak adik.
Susi : siapa yang ancam kakak, biar aku laporin ke polisi.
Devi : Vincent yang ancam kakak adik.
Susi ; ywudah kakak tunggu di rumah saja, biar aku yang ketemu dengan mereka.
Devi : mau ngapain adik? Jangan nanti kamu juga akan di perkosa dengan mereka 
adik.
Susi : aku tidak semudah dengan begitu kakak, ywudah sekarang kakak pergi mandi sana, biar aku yang menangani mereka semua.



Devi : yakin kamu bisa tangani masalah kakak ini adik? Makasih iya adik kalau kamu sudah mau membantu kakak.
Susi : sebelumnya kakak terjadi hal ini, kan aku sudah bilang sama kakak kalau kakak jangan berteman dengan mereka apalagi keluar dengan mereka. Jadi sekarang bisnis kita gimana kakak?
Devi : ywudah adik kakak tidak akan keluar lagi dengan mereka adik, iya sementara bisnis kita tetap jalan saja adik, tapi sekarang kakak hanya memikirkan kalau kakak nanti hamil gimana adik?

Susi : itu sudah bukan urusan aku kakak kalau sampai kakak hamil di luar nikah, palingan nanti warga melihat sifat kakak itu sudah sangat jelek kakak, makanya kemarin kakak dengarin perkataan akum, pasti kakak tidak akan hancur kehidupan kakak seperti sekarang kak.
Devi : iya deh adik, maafin kakak iya adik gimanapun semua sudah terlanjur adik.
Susi : ywudah kakak tidak perlu yang akan di bahas lagi, sekarang aku hanya ingin focus dengan bisnis kita saja kak, dan aku pesankan tolong jangan ambil uang dari hasil kerja kita lagi kak, karena aku sudah rugi sebesar 500.000 Won kak.
Devi : oke adik, akan kakak ganti uang itu adik, karena semalam kakak sudah sangat bodoh adik.


Kisah akan di lanjutkan pada bagian : 

( Part 8 )


“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

( Part 6 )



Pada pukul jam 10 malam, Susi masih menunggu kakaknya dan masih belum pulang? Jadi Susi pun akan mencoba telepon kakaknya akan tetapi telepon kakaknya sedang tidak aktif, maka Susi pun semakin panik dan juga tidur tidak tenang kalau kakaknya sampai belum pulang jam segini, dan waktu sudah memukulkan 11 malam baru Devi pulang ke rumah dalam keadaan mabuk berat, dan Susi pun melihat pakaian kakaknya kok kusuk bangat iya? Jadi kecurigaan Susi pun di duga dengan benar,jadi Susi pun tidak akan diam” lagi dan Susi menarik kakaknya ke kamar dan bertanya kepada kakaknya :
Susi : kakak habis kemana? Kok keadaan kakak mabuk berat, pasti minuman lagi iya dengan Vincent ya kakak?


Devi : iya adik, kakak habis baru siap minum saja.
Susi : terus pakaian kakak kok kusuk banget habis ngapain tuh kak?
Devi : tidak ada apa” adik, dalam hati berkata jangan sampai adik aku tau kalau aku telah melakukan hubungan badan dengan Vincent dan teman”nya.
Susi : pasti ada rahasia yang di sembunyiin ini dari kakak aku, maka aku akan ingin mencari tau kakak aku sebenarnya habis ngapain? Apa aku lansung memaksakan membuka pakaian kakak aku? Ujar hti dari Susi.
Devi : adik, kakak mau istirahat dulu iya, kakak sangat lemas adik dan pusing kepala adik.



Waktu Devi mengatakan kepada adiknya bahwa keadaan Devi saat ini sedang mengalami mabuk berat, maka Susi akan pelan’ membuka celana kakaknya secara perlahan’ hingga tidak menganggu kakaknya yang sedang tidur, jadi Susi pun segera mengambil hpnya dan akan memfotokan sebagai tanda bukti bahwa Devi sudah melakukan hubungan seks dengan Vincent. Jadi waktu Susi memakainya kembali celana kakaknya, Susi sambil melihat foto di kamarnya sendiri bahwa kalau Vagina kakaknya itu sangat merah dan sepertinya berulang kali melakukan dengan Vincent da nada campuran sedikit cairan yang bewarna putih di dalam lubang Vagina, maka Susi akan bertanya kepada kakaknya dengan memaksakan kakak untuk jujur dengan Susi.

Waktu Devi sudah bangun dari tempat tidurnya, maka Susi lansung memanggil kakaknya duduk di ruang tamu, dan akan ada Susi yang ingin di tanyakan :
Susi : kakak Dewi kamu kemari sebentar ada yang ingin aku katakana kepada kakak.
Devi : ada apa sih adik, kakak lagi mau pergi mandi adik.
Susi : kakak kesini sebentar saja, aku cuman hanya Tanya 2 hal saja kok sama kakak.
Devi : iya Tanya saja adik, memangnya ada hal apa yang ingin adik katakan untuk kakak?

Susi : oke kak, aku mau kakak jujur, semalam kakak ada datang ke toko aku untuk meminta uang tagihan iya sama Vera senilai 500000 Won iya kak?
Devi : iya adik, karena semalam kakak sangat butuh uang itu adik untuk belanja bersama orang Vincent adik, lagian kan uang kakak sedang tinggal sedikit, nanti akan juga kakak balikin adik, kok kamu bisa tau kalau kakak ambil uang 500.000 Won itu adik?



Susi : kenapa kakak tekat banget untuk ambil uang sebesar itu kak, uang itu bukan sedikit lho kak, uang itu juga hasil kerja susah payah kita berdua masa kakak tega ambil begitu saja tanpa pamit dari saya dulu, kalau uang pemasukan kita berkurang gimana kak? Kan kita sudah target kalau 2 tahun lagi sudah dapat uang banyak kak. Vera yang kasih aku tau kalau kakak waktu siang sudah tagih bersama Vera. Dan aku mau Tanya kakak tentang foto ini, apa maksud kakak ini semua semalaman hingga bisa menjadi merah kayak gini kak?


Kisah akan di lanjutkan pada bagian : 

( Part 7 )


“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

“ Wanita Ini Dulu Adalah Seorang Terkaya Di Dunia. Namun, Gara Seorang Lelaki Yang Suka Pemabuklah Menghabiskan Uang Istrinya “

( Part 5 )



Pada siang hari, Susi asyik melihat kalau Vincent terus melirik kakaknya dan Susi pun mencoba untuk mengusir Vincent dari toko Susi agar tidak membuat kekacauan atau menganggu hubungan orang makan, jadi Devi pun setelah memasak, Devi pergi ke luar sebentar dan berjumpa dengan Vincent, jadi Susi pun merasa sangat jengkel dengan kakaknya kalau Devi tetap mendekati dengan Vincent. Maka Susi semakin marah dan akhirnya Susi juga melepaskan tanggung jawab dengan kakaknya, lalu Devi pun semakin lupa dengan kerjaan dengan adiknya.


Vincent bersama temannya untuk mengajak Devi pergi ke taman untuk berduaan dan ingin mengajak Devi pergi ke mall untuk membeli cincin couple dan Vincent ingin bertunangan dengan Devi, akan tetapi Susi awalnya melihat Vincent mengajak kakaknya pergi, maka Susi pun segera mencegat kakaknya untuk pergi dengan Vincent, akan tetapi kakaknya tiba” marah dengan Susi dan Devi pun akan lansung pergi dengan Vincent beserta teman”nya. Lalu warga yang sedang makan di tempat Susi pun melihat tingkah laku kakaknya tidak bagus.

Gara Vincent ini semua hubungan kakak dan adiknya akan menjadi rusak dan bertengkar, maka Susi pun sedih ketika melihat tingkah laku kakaknya kepada Susi, maka Susi pun akan kembali ke dalam dapur dan membuat makan yang di pesan dari warga, tiba” datang seorang ibu” yang ingin bekerja dengan Susi, lalu Susi pun tidak panjang lebar dan menerima ibu ini bekerja di tempat Susi, waktu masuk di sore hari, toko Susi pun sudah tutup dan semua menu Susi juga sudah habis, jadi Susi pun sebelum pulang ke rumah harus pergi ke pasar malam atau mall untuk membeli menu buat besok pagi hari atau beberapa hari dan Susi pun akan pergi ke tempat toko Susi yang lain untuk store penghasilan hari ini.



Pada saat Susi menuju ke toko yang lain untuk meminta store uang tunai hasil yang hari imi, ada 1 toko yang sudah di ambil storenya dari kakaknya lalu Susi bertanya kepada penjaga kasirnya :
Susi : Vera, aku mau mengambil hasil uang yang hari ini di dapatkan. Dan aku mau melihat buku pemasukan berapa saja.
Vera : maaf nyonya, tadi waktu pukul 3 siang tadi kalau nyonya Devi sudah datang untuk tagih biaya pendapatan hari ini nyonya.
Susi : lah, kenapa kamu memberikan kepadanya? Sekarang kan pemilik toko ini adalah aku, kenapa kamu mengizinkan Devi mengambil? Dan total yang dia ambil berapa semuanya?

Vera : tadi nyonya Devi mengambil kas sebesar 500.000 Won nyonya.
Susi : Devi mengambil uang semua dari kas sini iya, jadi tidak ada sisa sedikit pun lagi iya?, dengar sedikit nada marah kepada Vera.
Vera : iya nyonya, sekarang di sini tidak ada kas sedikit pun lagi nyonya.
Susi : sebagai penggantian rugi dengan uang itu, maka gaji kamu bulan ini tidak dapat iya, dan akan saya potong dari total 500000 Won ini.
Vera : tapi nyonya, keluarga aku sedang membutuhkan uang nyonya, jika nyonya ingin memotongnya, maka akan saya terima nyonya untuk memotong gaji aku sebesar 50% dari hasil gaji bulanan aku nyonya.
Susi : itu tidak bisa Vera, karena kamu tidak mengetahui siapa boss sebenarnya kamu, dan yang memberikan gaji kamu itu adalah saya, lantas kenapa kamu memberikan uang itu kepada Devi.



Jadi waktu Vera di marah kepada nyonya Susi, maka Vera juga merasa nyesal kalau Vera sudah mengizinkan Devi sudah memgambil uang itu, dan sekarang Vera yang menggantikan uang itu untuk nyonya Susi, dan Susi pun segera menuju ke tempat toko yang lain dan akan mengutip store di tiap semua milik Susi. Dari 10 toko yang Susi buka usaha makan, cuman hanya 1 toko yang sudah di ambil uang oleh kakaknya, jadi Susi akan peringatan kepada semua karyawan yang bekerja dengan Susi bahwa kalau kakaknya ada datang untuk meminta uang store tolong jangan memberikannya.


Kisah akan di lanjutkan pada bagian : 

( Part 6 )